Purwokerto — Kabar membanggakan datang dari Program Studi S1 Farmasi Universitas Harapan Bangsa (UHB). Dua mahasiswa berprestasi, Misworo dan Tasya, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang bergengsi tingkat internasional bertajuk “Optimizing Pharmacists Roles in Mental Healthcare”, bagian dari International Education Video Competition 2025 yang diselenggarakan dalam rangkaian acara UNISSULA Pharmacy International Conference (UPHIC).
Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa farmasi dari berbagai negara untuk menunjukkan inovasi, wawasan, dan kepedulian terhadap isu kesehatan global, khususnya peran apoteker dalam kesehatan mental. Dalam video edukatif yang mereka produksi, Misworo dan Tasya menyajikan pendekatan kreatif dan ilmiah mengenai pentingnya keterlibatan apoteker dalam mendukung pasien dengan gangguan kesehatan jiwa.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Harapan Bangsa tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional serta mampu berkontribusi nyata dalam isu-isu kesehatan masyarakat global.
“Kami bangga atas prestasi yang diraih Misworo dan Tasya. Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama UHB di kancah internasional,” ungkap perwakilan Program Studi S1 Farmasi UHB.
Keberhasilan ini menegaskan komitmen UHB dalam mendukung mahasiswa untuk berinovasi, berkompetisi secara global, dan menjadi agen perubahan di bidang kesehatan.